Help Me!
Jarum arloji melirik pada angka satu, menandakan waktu. Langkah tak beraturan menyatu dalam rinai hujan kala itu. Payung menghiasi jalan, memenuhi spasi. Kecipak air terdengar sering, pun kesibukan orang pada diri masing-masing. Bukan sesuatu yang mudah bisa menerobos hujan di saat jam pulang kerja seperti ini, rasanya lebih lama sampai di rumah. Di telepon umum terlihat satu atau dua orang antri di luar, ada pula yang mengambil sesuatu dari vending machine sebagai bekal untuk pulang, dan juga ada yang berjalan beriringan saling bertukar cerita satu sama lain. Seorang penjual balon pun tak luput dari ekosistem kota, walaupun eksistensinya kadang dianggap tak nyata. Ia berteduh di salah satu halte dekat taman bermain tempatnya bekerja. Namanya Ren, dua puluh tahun. Untung saja hari ini balon-balon gasnya terjual semua, jadi ia hanya membawa sisa gas di tabung nitrogen jika pulang nanti. Berjualan balon di jaman ini memang bukan sebuah pekerjaan pasti, tapi lapangan pekerjaan pun...