Postingan

Andai saja aku tau

Gambar
Cewek itu berlari kesana-kemari di dalam atrium pusat perbelanjaan terbesar di kota itu. Ia tampak panik. Wajahnya pucat. Matanya basah, genangan air di kelopaknya siap tumpah kapan saja. Awalnya Andi tak begitu peduli dengan cewek tersebut. Namun lama-lama gelagatnya agak ganjil —mencurigakan— karena kerap kali lehernya berputar, seperti sedang mencari sesuatu. Tapi pria yang mengekornya lebih membuat Andi merasa tidak nyaman, pandangannya tertuju pada telepon seluler digenggaman dan sesekali menengok ke arah cewek itu. Merasa tingkat ke-kepo-annya mulai meresahkan, ia bangkit, lalu berjalan —membayangi mereka, seperti seorang stalker. Mendadak gerakan cewek itu terhenti dan memandang nanar, menunggui lelaki di belakangnya yang berjalan bak peragawati di atas catwalk. “Pak, bagaimana kalau tas saya nggak ketemu?” kata cewek itu. Nada suaranya terdengar putus asa. “Ya, mau bagaimana lagi, Mbak. Kami tak bisa membantu lebih. Mungkin orang itu sudah kabur.” tukas si Pria...

Rasa Ini

Gambar
Sebenarnya apa sih makna dari kata suka? Cinta? Sayang? Sudah berkali-kali kuputar otak, siapa tahu ada ingatan yang terselip mengenai tiga kata itu. Tapi tetap saja, aku tidak tahu apa makna yang sesungguhnya. Dan sekarang aku terjebak dengan tiga kata itu. Bahkan lebih parah lagi, kenapa? Karena aku menyukai orang yang sudah punya kekasih, apakah itu tidak gila? Dan sekarang aku sedang bersamanya, duduk berdua di taman. “Aku sungguh merasa kesepian. Sudah seminggu ini dia pergi meninggalkanku.” Tampak wajahnya yang  murung. Dia? Maksudmu Revi? “Memangnya kenapa dia pergi?” Aku berpura-pura simpati kepadanya, padahal dalam hati aku enggan mencampuri urusan mereka berdua. “Entahlah, dia mengatakan kalau dia tidak tahan dengan semua ini. Dia menuduhku selingkuh tanpa bukti. Aku tidak tahu kenapa dia mengatakan hal itu, padahal aku tidak pernah melakukan hal-hal yang dituduhkannya kepadaku.” Aldo, lelaki yang sedang duduk di ayunan di sebelahku ini menatap lurus ke d...

Help Me!

Gambar
Jarum arloji melirik pada angka satu, menandakan waktu. Langkah tak beraturan menyatu dalam rinai hujan kala itu. Payung menghiasi jalan, memenuhi spasi. Kecipak air terdengar sering, pun kesibukan orang pada diri masing-masing. Bukan sesuatu yang mudah bisa menerobos hujan di saat jam pulang kerja seperti ini, rasanya lebih lama sampai di rumah. Di telepon umum terlihat satu atau dua orang antri di luar, ada pula yang mengambil sesuatu dari vending machine sebagai bekal untuk pulang, dan juga ada yang berjalan beriringan saling bertukar cerita satu sama lain. Seorang penjual balon pun tak luput dari ekosistem kota, walaupun eksistensinya kadang dianggap tak nyata. Ia berteduh di salah satu halte dekat taman bermain tempatnya bekerja. Namanya Ren, dua puluh tahun. Untung saja hari ini balon-balon gasnya terjual semua, jadi ia hanya membawa sisa gas di tabung nitrogen jika pulang nanti. Berjualan balon di jaman ini memang bukan sebuah pekerjaan pasti, tapi lapangan pekerjaan pun...

Dark Path

Gambar
Apakah cinta selalu berarti memiliki seseorang itu seutuhnya? Aku mencintainya namun dengan cara yang berbeda. Dalam percintaan, kami tidak saling mengisi maupun melengkapi. Kami hanya mengungkapkannya dengan isyarat yang kadang tak kami mengerti. Apa perbedaan yang membuat semua begitu sulit?. Aku selalu berharap kami dapat berbagi. Aku juga berharap suatu hari nanti entah kapan itu aku dapat mengerti dia dengan segala hal yang membawaku kepadanya. Karena dia telah mengisi ruang dalam hatiku. Begitu pula aku berharap ia juga berusaha untuk mengerti diriku. Sering kali ku merasa perbedaan yang harusnya membuat kami tak saling mengenal. Sikapnya yang dingin sering membuat masalah, berbeda dengan anak kebanyakan, itulah yang membuatku mengenal kesya. kesya tak sama seperti anak kebanyakan mungkin untuk sebagian orang akan menyebutnya dia sebagai keajaiban namun untuk sebagian lain akan menyebut dia sebagai kutukan. Sudah 2 minggu ini aku tak melihat kesya dia bahkan tidak masuk kulia...

Fools

Gambar
*** "Kau tahu apa ini?" angin seolah memberiku berkah terbesarnya saat ia tersenyum padaku, jadi untuk senyum itu, aku memang telah menyuarakan sebuah janji pada diriku sendiri, bahkan tanpa diketahui si pemilik senyum yang eksotis dan menawan itu.." Kupu-kupu!" tapi semangat cerah darinya, dan juga janji ini, tak bisakah hei angin bagimu memberiku kesempatan untuk menepatinya? "Biarkan dia bebas, Lusi…" aku bahkan masih belum mengerti apa arti kebebasan yang sebenarnya. Aku selamanya akan terikat cinta ini padanya, jadi mungkin akan lebih bijak andai aku menyuruhnya membebaskanku saja dibanding membebaskan kupu-kupu yang hidup tak lebih dari 7 hari itu. Lusi mengerutkan pipinya seakan tak suka pada saran yang kuucap barusan, kedua tangannya masih belum bosan mengurung kupu-kupu itu di tangan mungilnya, " Kau selalu saja memintaku melepaskan hal-hal yang kusuka…" bukan begitu Lusi, kupu-kupu itu akan kian melemah andaikan ia tak mengeca...

Samudra

Gambar
sepertinya kerajaan matahari telah bergeser dalam caranya menghadap Bumi, mereka berkata saat Bumi meninggalkan wajahnya dari Bumi utara tempat aku duduk ini, maka musim telah menjadi dingin. Sedingin angka 41 derajat fahrenheit yang ditunjukkan termometer ruangan, penghangat ruangan saja butuh waktu untuk mencairkan kedinginan ini. Jadi, setidaknya jangan berharap banyak padaku. gelap, bukan berarti tak pernah ada cahaya, kamar ini memang selalu kubiarkan gelap meski sebuah bohlam hemat energy terpasang di tengah ruangan dari kayu ini. Aku benci suara gaduh, ramai, juga teriakan dari luar kamarku. Karena itulah, aku membiarkan kamar ini gelap, berharap aku dan kamarku tak mengganggu apa yang lagi mereka ramaikan. bukan maksudku membodohi diri sendiri, karena memang, meski jika harapan ada padaku, aku harusnya lebih memilih tak ada kegaduhan itu di luar kamarku. Tapi aku sadar siapa aku, dan siapa mereka, lalu apa itu harapan. Karena itu, ketika aku berharap, aku menyatakan ha...